Wednesday, December 29, 2010

SEMINAR MUSICCONOMY

Music adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasrkan sejarah, lokasi, budaya, dan selera seseorang.
Menurut Aristoteles musik mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme. (mungkin kalo dulu iya, tapi kalo sekarang kayaknya udah gag kayak gtu lagi deh hehehe)

Terdapat berbagai aliran musik, pengkategorian musik seperti ini, meskipun kadang-kadang merupakan hal yang subyektif, namiun merupakan ilmu yangdipelajari dan ditetapkan ole para ahli musik dunia.
1. Musik klasik
2. Musik rakyat / musik tradisional
3. Musik keagamaan
a. Gambus
b. Kasidah
c. Nasyid
4. Blues
5. Jazz
6. Country
7. Rock
8. Pop
9. RnB
10. Musik popular
11. Musik dunia

Sejarah Musik di Indonesia

Sejarah musik keroncong masuk di Indonesia dibawa olrh bngsa Portugis saat memasuki Indonesia. Pada awal tahun 1900 musik keroncong dianggap sebagai musik rendahan. Akan tetapi setelah tahun 1930-an musik keroncong mulai banyak digemari, saat itu dunia perfilman mulai menggabungkan musik keroncong dalam film-film yang diproduksi. Ketika itu musik keroncong terhubung dengan perjuangan kemerdekaan. Dan lagu keroncong yang sangat popular saat itu adalah Bengawan Solo ciptaan Gesang Martohartono yang ditulis pada tahun 1940. Lagu ini ditulis ketika Tentara Kekaisaran Jepang menguasai pulau Jawa pada Perang Dunia II. Tidak hanya popular dikalangan oran Jawa saja, akan tetapi lagu ini uga popular dikalangan tentara Jepang, Ketika selesai perang lagu ini dibawa ke Negara asalnya dan mereka menyanyikan di sana. Banyak penyanyi Jepang yang membuat best seller dengan lagu ini.

Dalam dunia musik tidak selalu mengenai musik itu sendiri, tetapi bagaimana seorang yang berada pada dunia itu dapat me-manage bidang tersebut agar dapat menghasilkan keuntungan .
Secara tidak langsung dunia musik sangat erat kaitannya dengan dunia ekonomi, misalnya bagaimana cara mengatur keuangan.