Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts

Tuesday, May 28, 2013

Resensi


Judul                                    : CALON ISTRI
Karya                                   : NGARTO FEBRUANA
Tokoh                                   : Tony, Darsih, dan tiga orang teman Tony
Sinopsis                               :



Pacarku minta dilamar. Sudah kupenuhi. Lalu, dia minta tunangan. Itu pun telah kulakukan. Kujual sepeda motorku. Kubelikan cincin, gelang, dan kalung serta seperangkat pakaian sebagai peningset. Kini, ia minta segera dinikahi. Waduh! Nanti dulu. Aku belum siap. Tekadku sudah bulat. Bagiku Yogya tidak memberikan peluang dan kesempatan untuk menjual keterampilan, ilmu, dan ijazah kesarjanaanku. Sudah dua tahun sejak aku lulus dari perguruan tinggi, aku menghabiskan waktu dengan percuma. Dua tahun di Yogya hanya untuk melamar pekerjaan dan ditolak. Sementara, orang tuaku di Malang menuntut agar aku segera memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan gelar kesar-janaanku. Ah, dua puluh empat bulan di kota gudeg itu aku seperti gombal! Tekadku sudah pasti. Aku akan berangkat ke Jakarta seperti kata orang “mengadu” nasib.

Tiga bulan di Jakarta, aku tak memperoleh apa yang kuinginkan. Telah sekian puluh berkas lamaran aku kirimkan. Tapi, tak satu pun panggilan kuterima. Sementara uangku sudah sangat menipis dan orang tuaku di Malang sana tak mau mengirimkan uang lagi kepadaku. Teman-temanku satu kontrakan nasibnya setali tiga uang. Hingga pada suatu ketika muncullah titik terang. Aku dapat panggilan wawancara kerja di sebuah lembaga pendidikan di Salemba untuk posisi guru bahasa Indonesia. Aku mulai optimistis dan yakin aku pasti diterima. Aku tak menyangka jika akhirnya hari itu adalah hari yang sangat menentukan dalam sejarah hidupku. Begitu turun dari kereta di Stasiun Cikini aku melihat banyak orang. Puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Ada apa gerangan?

Keunggulan:
  • Cerpen ini mengangkat kehidupaan sehari-hari tentang bagaimana seorang sarjana harus berjuang dalam mencari pekerjaan.
  • Menanamkan nilai tidak mau menyerah akan suatu hal yang belum Ia dapatkan.
  • Menangajarkan tentang suatu komitmen yang tidak boleh dilanggar.
  • Mengajarakan jangan mempunyai sifat gengsi.
     Kelemahan:
  • Cerpen ini hanya menggunakan satu sudut pandang yaitu sudut pandang Tony.
  • Cerpen ini tidak menceritakan bagaimana tokoh Tony dapat berkenalan dengan tiga orang yang menjadi teman kosannya.
  • Cerpen ini hanya dipublikasi di dunia maya.
Credit : http://kandangpadati.wordpress.com/2008/09/18/cerpen-ngarto-februana/

Saturday, April 20, 2013

Softskill "Bahasa Indonesia"

Nama  :  Ulfah Indriyani
NPM   : 18210318
Kelas   :  3EA18


1.       Tema
Tema dalam Penelitian ini adalah “Bauran Pemasaran”.

2.       Judul
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus di Toko Dannis Collection Pati)

3.       Latar Belakang Masalah
Persaingan yang semakin ketat dimana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, menyebabkan setiap perusahaan harus menempatkan orientasi pada kepuasan konsumen sebagai tujuan utama. Dengan semakin banyaknya produsen yang menawarkan produk dan jasa, maka konsumen memiliki pilihan yang semakin banyak untuk menentukan jadi tidaknya pembelian.
Dalam perjalanan butik atau toko busana muslim semakin baik dalam jumlah maupun pelayanan yang diberikan. Keadaan tersebut menyebabkan adanya persaingan dengan toko atau butik busana muslim lainnya. Akibatnya, mau tidak mau para pengusaha bisnis busana muslim tidak mempunyai pilihan lain kecuali memenangkan persaingan. Berkaitan dengan konsep pemasaran yang berorientasi pada konsumen maka manajemen dapat memberikan kepuasan pada konsumen dengan cara memenuhi kebutuhan dan keinginan yang diinginkan oleh konsumen dengan cara memenuhi kebutuhan dan keinginan oleh konsuemn tersebut. Dalam hubungan dengan perekonomian busana muslim, DANNIS Collection merupakan salah satu dari perdagangan produk muslim di kota Pati.
Untuk mengidentifikasi pemenuhan tingkat kualitas harapan para konsumen tidak mudah, karena sekali konsumen dapat merasakan kualitas produk atau jasa layanan yang tinggi baik dari perusahaan maupun dari pesaingnya, maka mereka akan mengharapkan pengalaman yang sama akan berulang.
Kualitas produk atau jasa layanan yang baik dalam menciptakan kepuasan konsumen memberikan berbagai manfaat, diantaranya memberikan dasar yang kuat sehingga terciptanya kesetiaan konsumen yang pada akhirnya disebut sebagai loyalitas pelanggan. Kepuasan pada suatu perusahaan akan menghalangi pelanggan agar tidak terpengaruh dari perusahaan lain (retention). Disamping itu, memeiliki kepuasan yang tinggi juga menjadi pendorong untuk melakukan pembelian ulang (repurchase) serta mengajak orang lain untuk menggunakan jasa tersebut (referral).

4.       Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas maka dapat diajukan rumusan masalah sebagai berikut :
 1. Bagaimana pengaruh bauran pemasaran yang meliputi produ, tempat, promosi, dan harga terhadapa kepuasan pelanggan toko busana Muslim DANNIS Collection Pati?
 2. Kebijaksaan mana yang sangat berpengaruh terhadap bauran pemasaran yanga meliputi produk, tempat, promosi, dan harga terhadap kepuasan pelanggan?

5.       Tujuan Masalah
Penelitian ini bertujuan :
 1.  Untuk mengatahui pengaruh bauran pemasaran yang meliputi produk, tempat, dan harga terhadap kepuasan  pelanggan toko busana muslim DANNIS Collection Pati.
 2.  Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh bauran pemasaran terhadapa kepuasan pelanggan dalam pemakaian ulang, dan penolakan terhadap produk lain di toko busana Muslim DANNIS Collection Pati.

6.       Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah
 1.     Bagi tempat penelitian, yaitu dapat menjadi bahan pertimbangan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengevaluasi dalam menerapkan konsep bauran pemasaran bagi pelanggan maupun konsumen lain, tentang persepsi pelanggan terhadap bentuk penerapan bauran pemasaran yang ditawarkan dan kepuasana yang ditunjukkan memungkinkan pihak manajemen untuk mencari dana menerapkan cara pengelolaan terbaik.
 2.  Bagi Fakultas, diharapkan dapat dijadikan bahan penelitian lebih lanjut dibidang pemasaran terutama yang berkaitan dengan retailing, perilaku konsumen, dan komunikasi pemasaran khususnya mengenai penerapan bauran pemasaran pada perusahaan.
 3. Bagi Umum, menambah pengetahuan dan wawasan mengenai bentuk penerapan bauran pemasaran pada perusahaan.
4.       Bagi Peneliti, sebagai sarana untuk mengaplikasi berbagai teori yang diperoleh dibangku kuliah. Menambah pengalaman dana sarana latihan dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di masyarakat sebelum terjun dalam dunia kerja yang sebenarnya.

7.       Hipotesis
Berdasarkan pada kajian teori dan perumusan masalah, serta kerangka berfikir tersebut di atas, maka hipotesis yang diajukan adalah:
“ Ada pengaruh antara Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Pelanggan Toko Busana Muslim DANNIS Collection Pati”.

8.       Analisis Data
      a.       Koefisien Determinasi
Hasil olahan statistik yang dibantu program SPSS menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan variable dependen sebesar 5,8% sedang yang 94,2% sisanya dijelakan variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini. Koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar prosensate kontribusi variable bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan.
      b.      Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Pelanggan
Hasil uji empiris pengaruh antara bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan menunjukan niai t hitung ..... dan p value (sig) sebesar .... yang dibawah alpha 5%. Artinya bahwa bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian tidak dapat menolak hipotesis yang menyatakan “Variabel bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan”.
Nilai beta adalah Understandardized Coefficients variabel bauran pemasaran menunjukan angka sebesar ...., yang artinya adalah besaran pengaruh bauran pemasaran terhadap kepuasan pelanggan adalah sebesar ...%.
Koefisien regresi sebesar .... Menyatakan bahwa setiap penambahan (karena memiliki tanda +) % bauran pemasaran maka akan menambah kepuasan pelanggan sebesar ...%, demikian pula jika terjadi sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bauran pemasaran merupakan variabel bebas yang secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan.

9.       Kesimpulan
Dengan melihat hasil penelitian yang telah dibahas, maka dapat ditarik kesimpulan:
 1. Variabel bauran pemasaran (X) mempunyai peran yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan di toko busana muslim DANNIS Collection Pati. Terlihat t hitung (0,460) > t tabel (1,6736) yang berarti bauran pemasaran mempunyai andil dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan pada toko busana muslim DANNIS Collection Pati. Terlihat Fhitung sebesar 6,212 dengan nilai signifikansi 0,047, karena nilai signifikan lebih kecil dari 0,05, yang bauran pemasaran mempunyai andil dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan pada toko busana muslim DANNIS Collection Pati.
 2. Jika diantara produk, harga, lokasi, dan promosi yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan adalah bagian produksi.

  Sumber :
 Skripsi “Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus di Toko DANNIS Collection Pati), Berlian Aminanti Suraya Putri, Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Syari’ah, Institut Agama Islam Negeri Walisongo, Semarang 2012

Tuesday, March 26, 2013

PERNALARAN INDUKTIF

 Nama  : Ulfah Indriyani
NPM    : 18210318
Kelas   : 3EA18

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.
Penalaran induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.
Induksi pada pengertian tradisional dipisahkan secara rigid dari deduksi untuk menunjuk pada suatu metode saintifik yang berupaya tiba pada konklusi melalui bukti-bukti (evidences) partikular mengenai dunia. Dalam sains, akumulasi bukti-bukti (evidences) bermakna derajat tertentu terhadap sokongan munculnya hipotesis, kalau bukan konklusi.
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir denganbertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yangdiselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.

Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.

Penalaran Induktif adalah penalaran yang bertolak dari pernyataan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum. Dengan kata lain, simpulan yang diperoleh tidak lebih khusus dari pernyataan (premis).

Beberapa bentuk penalaran induktif adalah sebagai berikut:
1.          Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang mengandalkan beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum dari beberapa gejala dan data, kita ragu-ragu menyatakan bahwa “lulusan sekolah A pintar-pintar”. Hal ini dapat kita simpulkan setelah beberapa data sebagai pernyataan memberikan gambaran seperti itu.
Contoh :
                      Pemerintah telah menjadikan Pulau Komodo sebagai habitat pelestarian komodo. Di Ujung Kulon, pemerintah mebuat cagar alam untuk pelestarian badak bercula satu. Selain itu, sejumlah Undang-Undang dibuat untuk melindungi hewan langka dari incaran pemburu. Banyak cara yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan hewan-hewan langka.

Sahih atau tidak sahihnya simpulan dari generalisasi itu dapat dilihat dari hal-hal yang berikut.
1.       Data itu harus memadai jumlahnya. Makin banyak data yang dipaparkan, makin sahih simpulannya yang diperoleh.
2.       Data itu harus mewakili keseluruhan. Dari data yang sama itu akan dihasilkan simpulan yang sahih.
3.       Pengecualian perlu diperhitungkan karena data-data yang mempunyai sifat khusus tidak dapat dijadikan data.
2.          Analogi
Analogi adalah cara penarikan penalaran secara membadingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
Contoh :
                      Para atlet memiliki latihan fisik yang keras guna membentuk otot-otot yang kuat dan lentur. Demikian juga dengan tentara, mereka memerlukan fisik yang kuat untuk melindungi masyarakat. Keduanya juga membutuhkan mental yang teguh untuk bertanding ataupun melawan musuh-musuh di lapangan. Oleh karena itu, untuk menjadi atlet dan tentara harus memiliki fisik dan mental yang kuat.

Tujuan pernalaran secara Analogi adalah sebagai berikut:
1.       Analogi dilakukan untuk meramalkan kesalahan
2.       Analogi digunakan untuk menyingkapkan kekeliruan
3.       Analogi digunakan untuk menyusun klasifikasi

Sumber :
http://sambunganhidup.blogspot.com/2012/09/contoh-paragraf-generalisasi.html
http://yogatama-anggita.blogspot.com/2012/04/penalaran-induktif.html